FORUM INFORMASI DAN KOMUNIKASI
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips dan Trik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 Desember 2010

Tips Merawat Buku

Oleh: Estu Pitarto*

Buku adalah jendela ilmu, di dalamnya terdapat berbagai macam pengetahuan bagi kita yang mau membacanya. Sayang jika buku yang kita miliki berserak tak terawat begitu saja. Bayangkan jika saja isi halaman buku terlepas dan hilang atau rusak karena terkena tetesan air hujan yang menetes melalui lubang atap rumah yang bocor tentu hilang pula ilmu yang terdapat di dalamnya.

Di rumah kalian pasti punya buku bukan? Buku komik, buku pelajaran, buku catatan, ensiklopedi atau majalah . nah, saying jika semuanya tak bisa bertahan lama bila tak kita rawat.

Nah, dalam edisi kali ini, Pak Estu akan memberikan tips singkat cara merawat dan memperlakukan buku sehingga buku tetap awet dan terjaga hingga esok kita dewasa. Ingat, di dalam buku terdapat ilmu untuk bekal masa depan kita.

1. Beri sampul

Buku akan terlihat rapi jika kita beri sampul. Sampul ibarat pakaian bagi manusia yang melindungi dari terik dan hujan. Nah, sampul yang cukup baik adalah sampul plastic, kenapa? Sebab plastik bisa pula melindungi buku jika suatu saat terkena tetesan air.

2. Tidak melipat halaman buku

Membaca buku dalam satu hari kadang tak bisa tuntas apalagi buku itu memiliki halaman yang tebal seperti novel Laskar Pelangi karya Kak Andrea Hirata. Tidak mudah mengingat halaman terakhir buku yang kita baca, maka kita perlu memberikan tanda pada halaman terakhir tersebut bukan?


Nah,ada beberapa orang yang memberikan tanda halaman terakhir yang dibaca dengan melipat halaman tersebut. Ada yang melipat sedikit di ujung halaman, ada pula yang melipat hingga setengah halaman.


Wah, jangan sampai deh kita melakukan hal itu. Jika hal ini dilakukan halaman buku tersebut dapat mudah sobek, sayang bukan?


Lalu bagaimana dong caranya? Cara paling mudah dan menyenangkan adalah memberikan pembatas. Pembatas buku itu bisa kita berikan dengan lidi kecil, secarik kertas seukuran kartu nama, atau barang yang lainnya (syaratnya harus yang tipis lho, jangan segedhe batu bata J ). Insya Allah cara membuat pembatas buku ini akan Pak Estu tampilkan edisi depan.

1. Benar Caranya Saat Membaca Buku.

Cara yang benar saat membaca buku adalah jarak antara mata dan buku lebih kurang 30 cm. Selain itu cara memegang buku saat membaca pun harus benar. Peganglah buku saat membaca dengan kedua tanganmu. Jangan hanya dengan satu tangan saja apalagi pake acara buku dilipat jadi dua. Hal ini untuk menghindari rusaknya jilidan atau lem buku yang merekatkan halaman demi halaman.

2. Jauhkan dari air

Jelas sekali kalau buku terkena siraman air tentu akan basah dan rentan sobek. Beri jarak yang cukup ketika kita ingin membaca tetapi susu harus tetap tersedia di depan mata jika dahaga.

3. Simpan dalam tempat yang benar

Simpan buku dalam tempat yang benar seusai membaca. Biasakan menempatkan buku di tempat buku seperti rak sehingga kita mudah mencari jika kelak membutuhkan.


Jika memang bukumu tidak akan dibaca lagi, berikan kepada saudara atau teman sehingga buku tak menumpuk di gudang. Bukankah lebih baik jika buku itu diberikan untuk dibaca isinya kepada orang lain daripada disimpan dan rusak tanpa manfaat di gudang. Selain ilmu yang kita dapat dari buku, pun kita beroleh pahala dari shodaqah berupa buku kepada teman.

Demikian tips merawat buku semoga bermanfaat. Pak Estu tunggu dalam Komunitas Cinta Buku di halaman Facebook lho.Udah join belum?

*Pak Estu adalah guru komputer SDI Al Azhar 14, pendiri Komunitas Cinta Buku dan Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Semarang

Minggu, 18 Juli 2010

Menuntut Ilmu

Oleh: Ummi Zur'ah, S.Ag *

“ Menuntut ilmu wajib atas setiap muslim, baik muslimin maupun muslimah) (H.R. Ibnu Majah)

” Carilah ilmu mulai dari pangkuan sampai sebelum masuk ke liang lahad (kubur).

Begitulah 2 bunyi hadist Rasulullah yang menegaskan bahwa kita harus selalu belajar sejak usia dini tidak mengenal batas umur agar kita mendapat ilmu yang bermanfaat, karenaapabila seorang manusia telah meninggal maka terputuslah segala yang berhubungan dengan dunia kecuali. 3 perkara, diantaranya: pahala dari ilmu yang manfaat.

Agar kita sukses dalam menuntut ilmu maka ada beberapa hal yang harus dilakukan:

1. Niat.

Ketika menuntut ilmu berniatlah mencari ridho Allah, menghilangkan ketidaktahuan yang ada pada diri kita.

2. Kesungguhan, tak putus asa dan bercita-cita mulia.

Siapapun yang terus-menerus mengetuk pintu untuk mencapai yang dicita-citakan maka pasti akan terbuka tergantung dari seberapa usaha yang dilakukan.

3. Beribadah untuk berdo’a kepada Allah SWT.

Untuk mencapai keberhasilan yang lebih sempurna maka kita harus menjadi orang yang taat beribadah kepada Allah SWT, karena Allah yang dapat memberikan kemudahan, keberhasilan untuk mencapai cita-cita kita inginkan.

Beberapa tips dan trik untuk menghadapi ujian nasional.

1. Persiapan diri; meliputi persiapan fisik dan mental.

A. Persiapan fisik berkaitan dengan menjaga kesehatan tubuh, makan dan istirahat yang teratur istirahat secara teratur dan tidur jangan terlalu Malam agar otak selalu fresh sehingga mudah untuk konsentrasi.

B. Persiapan mental, usahakan agar emosi selalu tenang dan stabil, buang jau-jauh perasaan kecewa, marah, sedih, stress dan sebagainya, karena akan berdampak buruk terhadap hasil belajar. Ibadah merupakan salah satu upaya untuk menjaga ketenangan. Mintalah kepada Allah agar diberi kemudahan karena Allahlah yang menentukan nasib hambanya. Mintalah do’a restudari ke dua orang tjua.

2. Persiapan materi ujian.

Persiapan materi dilakukan sejak dini dengan memperbanyak latihan menjawab soal-soal, sebagian yang sudah dicopikan oleh guru oleh karena itu kerjakanlah soal-soal dengan teliti dan penuh kesungguhan.

3. Persiapan teknis

Yaitu persiapan yang berkaitan dengan penyediaan perlengkapan baik yang akan digunakan soal try out maupun dalam ujian nanti, seperti pena, mistar penghapus, pensil dan peraut pensil. (* Guru PAI dan Al Qur'an)